
Bandung — Program Eco Pesantren, inisiatif pengelolaan minyak jelantah hasil kolaborasi Al-Bahjah Peduli, Wakaf Al-Bahjah, dan Wakaf Salman, resmi diluncurkan. Peluncuran program ini dilaksanakan bersamaan dengan kajian akbar Buya Yahya bertajuk “Merdeka dari Hawa Nafsu” yang diselenggarakan di Masjid Salman Institut Teknologi Bandung (ITB).
Dalam acara peluncuran, turut dihadirkan mesin biosirkular yang menjadi wadah pengumpulan minyak jelantah dari masyarakat maupun mitra program. Kehadiran mesin ini menjadi penanda dimulainya proses pengelolaan minyak jelantah secara lebih sistematis, sebelum kemudian diolah menjadi bahan bakar alternatif yang bernilai manfaat.

Momen peluncuran program ini turut menjadi panggung bagi lahirnya gerakan baru: mengelola minyak jelantah agar tidak lagi menjadi limbah yang mencemari lingkungan, melainkan sumber daya yang bermanfaat bagi keberlanjutan pesantren.
Dengan diluncurkannya program ini, kami mengajak masyarakat luas untuk turut menjadi bagian dari gerakan Eco Pesantren — menyalurkan minyak jelantah demi lingkungan yang lebih bersih dan pesantren yang lebih berkelanjutan.
Informasi lebih lanjut mengenai program Eco Pesantren dapat diakses melalui kanal resmi LAZ Al-Bahjah Peduli. Atau bisa menghubungi nomor konfirmasi 0851-8837-1834